Jejak Limbah Sawit Dalam Gorga: Transformasi Litpalm Lilin Malam Membangkitkan Batik Medan Di Marketplace

Authors

  • Gladys Florecita Daud Institut Teknologi Sawit Indonesia
  • Abdillah Sandy Harahap Institut Teknologi Sawit Indonesia
  • Rita Angelia Solok Institut Teknologi Sawit Indonesia

Keywords:

Batik, Malam Sawit, Branding, Bisnis Berkelanjutan, Inovasi Ramah Lingkungan

Abstract

Indonesia adalah negara penghasil minyak sawit terbesar di dunia, dengan limbah cair Palm Oil Mill Effluent (POME) mencapai sekitar 25% dari total produksi minyak sawit nasional. Selama ini, limbah tersebut belum dimanfaatkan secara optimal dan justru menjadi penyebab pencemaran lingkungan. Di sisi lain, industri batik masih bergantung pada lilin parafin impor yang tidak ramah lingkungan serta rentan terhadap krisis pasokan global. Kondisi ini menjadi latar belakang lahirnya inovasi LITPALM, yaitu lilin malam batik berbasis limbah sawit yang menggabungkan kepedulian lingkungan dengan kekayaan budaya lokal. Motif gorga merupakan warisan seni rupa Batak yang penuh makna, menggambarkan filosofi kehidupan yang seimbang, kekuatan, serta hubungan manusia dengan alam. Bagi masyarakat Batak, gorga bukan hanya hiasan, tetapi juga simbol identitas dan keberagamaan yang mendalam. Nilai-nilai inilah yang menginspirasi lahirnya Batik Medan sebagai wujud pelestarian budaya melalui inovasi generasi muda. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dan kajian pasar untuk menganalisis karakteristik malam sawit serta strategi branding berbasis budaya. Uji laboratorium menunjukkan bahwa POME memiliki kandungan wax ester sekitar 6% dan titik leleh antara 65–75°C, yang mendekati sifat lilin parafin tetapi lebih ramah lingkungan. Strategi branding budaya dan lingkungan LITPALM berbasis website dan marketplace yang mengangkat simbol gorga untuk meningkatkan keterlibatan pengguna. Hasil ini menunjukkan bahwa inovasi berbasis limbah sawit bukan hanya solusi lingkungan, tetapi juga sarana untuk melestarikan budaya Batak dalam bentuk Batik Medan yang modern, berdaya saing, dan berakar pada kearifan lokal.

References

Adhani, Aidil, & Fatmawati. (2019). Pelatihan Pembuatan Lilin Aromaterapi Dan Lilin Hias Untuk Meminimalisir Minyak Jelantah Bagi Masyarakat Kelurahan Pantai Amal. Jurnal Pengabdian Masyarakat Borneo, 3(2), 31–40. https://doi.org/10.35334/jpmb.v3i2.1095

GAPKI. (2025). PRODUKSI MENURUN, PASAR INDONESIA MENYUSUT.

https://gapki.id/news/2025/03/06/produksi-menurun-pasar-indonesia- menyusut/

Kementerian Perindustrian Republik Indonesia. (2024). Strategi Kemenperin Percepat Target 6,1 Juta UMKM Go Digital. https://kemenperin.go.id/artikel/22605/Strategi-Kemenperin-Percepat-

Target-6,1-Juta-UMKM-Go-Digital

Pujilestari, T., Farida, F., Pristiwati, E., Haerudin, A., & Atika, V. (2016). Pemanfaatan Zat Warna Alam Dari Limbah Perkebunan Kelapa Sawit Dan Kakao Sebagai Bahan Pewarna Kain Batik. Dinamika Kerajinan Dan Batik: Majalah Ilmiah, 33(1), 1–8. https://doi.org/10.22322/dkb.v33i1.1119

Siburian, T. P. (2022). Bentuk Visual Dan Makna Simbolik Gorga Batak Toba. Journal of Contemporary Indonesian Art, 8(1), 49–57. https://doi.org/10.24821/jocia.v8i1.7047

Suksmaantyo., Wahdianto, R. W., Wardana, H. S., Meganesia, L., Suheriyanto., Wahyudi, & (2025), B. F. (2021). PEMANFAATAN LIMBAH CAIR KELAPA SAWIT SEBAGAI ENERGI TERBARUKAN DAN BERKELANJUTAN UTILIZATION. 7(1), 167–186.

UNESCO. (2009). Indonesian Batik. https://ich.unesco.org/en/RL/indonesian- batik-00170

United Nations. (2015). THE 17 GOALS. https://sdgs.un.org/goals

Widayanto, Mutinda, T., Abdillah, H., Baihaqi, A., Hidayat, I. M., Agus, T., & Angel. (2024). Inovasi Daur Ulang Lilin Batik Untuk Efisiensi Biaya Dan Peningkatan Kualitas Produk Ramah Lingkungan Pada UKM Batik Manggur Probolinggo. TEKIBA : Jurnal Teknologi Dan Pengabdian Masyarakat, 4(2), 73–79. https://doi.org/10.36526/tekiba.v4i2.4364

Wulansari, N., Dewi, H., Halim, R., Ekaputri, T. W., & Utami, E. A. (2024). Analisis Kualitas Sediaan Histologi Menggunakan Beeswax Super Grade sebagai Alternatif Pengganti Paraffin Wax dalam Proses Embedding. Journal of Medical Studies, 4(2), 97–104.

Downloads

Published

2025-12-30