Biore Candle 2.1: Inovasi Lilin Aromaterapi Anti-Tomcat Dari Limbah Minyak Jelantah Dan Sereh

Authors

  • Mifdhal Kholis Ramadan MA Swasta Tahfidzul Qur’an Nurul Azmi
  • Faqih Ahmadeansyah MA Swasta Tahfidzul Qur’an Nurul Azmi
  • Sulthan Khalid Syafieq MA Swasta Tahfidzul Qur’an Nurul Azmi

Keywords:

Biore Candle, Minyak Jelantah, Serai, Anti Tomcat, Daur Ulang

Abstract

Permasalahan limbah minyak jelantah dan material bekas serta tingginya populasi hama Tomcat (Paederus fuscipes) di lingkungan permukiman memerlukan solusi inovatif yang berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan memanfaatkan minyak jelantah dan material bekas sebagai bahan baku pembuatan biore candle aromaterapi serai (Cymbopogon citratus) yang efektif sebagai insektisida alami anti-tomcat. Metode eksperimen komparatif diterapkan dengan empat perlakuan: lilin tanpa serai (V1), dengan potongan serai (V2), bubuk serai (V3), dan minyak serai (V4). Hasil penelitian menunjukkan bahwa minyak jelantah berhasil dibeningkan dengan bleaching earth 5% dan diproduksi menjadi lilin fungsional. Uji pembakaran mengungkap V4 (minyak serai) menghasilkan intensitas aroma tertinggi (skor 5.2) namun dengan laju kehilangan massa tertinggi (25 g/jam), sedangkan V2 dan V3 menunjukkan pembakaran lebih stabil (5 g/jam). Uji efektivitas anti-tomcat membuktikan V4 merupakan bentuk paling optimal yang berhasil melumpuhkan tomcat dalam 50 menit dengan efek residu terkuat. Simpulan studi ini menegaskan bahwa biore candle minyak serai dalam wadah daur ulang berpotensi sebagai solusi terintegrasi pengendalian tomcat yang ramah lingkungan, estetis, dan berbasis ekonomi sirkular.

References

Ahmad, F., Zaidi, S. S., & Ansari, M. S. (2020). Ecological impacts of synthetic pesticides and its alternative management strategies. In Pesticides in Crop Production (pp. 1–20). Wiley.

Andriani, S., & Septiani, N. (2023). The Potency of Lemongrass Essential Oil (Cymbopogon citratus) as a Natural Insect Repellent: A Review. Journal of Tropical Biodiversity, 8(1), jtbb76231.

Fatimah, S., et al. (2022). Pemanfaatan Minyak Jelantah sebagai Bahan Baku Pembuatan Lilin Aromaterapi dengan Penambahan Essential Oil. Jurnal Kimia Terapan, 15(2), 45–56.

Felipe, C. F. B., et al. (2022). Phytochemical composition and insecticidal activity of Cymbopogon citratus essential oil against Aedes aegypti. Natural Product Research, 36(5), 1350–1354.

Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) RI. (2022). Laporan Statistik Pengelolaan Limbah Domestik Indonesia Tahun 2021. Jakarta: Kementerian LHK.

Khoirunnisa, S. N., Trisyono, Y. A., & Martono, E. (2023). The Risk of Insecticide Resistance and Its Management on Urban Pest Control. Jurnal Perlindungan Tanaman Indonesia, 27(1), 1–10.

Kumar, P., et al. (2021). Botanical insecticides and repellents: the past, present, and future. In Natural Remedies for Pest, Disease and Weed Control (pp. 23–42). Academic Press.

Nugroho, H., Listiawan, M. Y., & Hindritiani, S. (2022). Paederus Dermatitis: An Overview of Clinical Manifestations and Management. Dermatology Reports, 14(1), 9396.

Prasetya, A., et al. (2023). Potensi Daur Ulang Limbah Logam dan Kontribusinya terhadap Pengurangan Beban Lingkungan. Jurnal Ilmu Lingkungan, 21(1), 45–58.

Sari, N. P., et al. (2021). Dampak Pembuangan Minyak Jelantah terhadap Kualitas Air dan Alternatif Penanganannya: Sebuah Tinjauan. Jurnal Teknologi Lingkungan, 23(2), 123–134.

Downloads

Published

2025-12-30